Ikut Presentasi Bisnis Kangen Water, Ungkap 3 Pertanyaan Menohok Seputar Kesehatan

Ikut Presentasi Bisnis Kangen Water, Ungkap 3 Pertanyaan Menohok Seputar Kesehatan

Kangen sama seseorang? Ah, itu biasa. Kalau yang ini termasuk luar biasa, karena kangennya pada air, lebih tepatnya adalah Kangen Water.

Air ini adalah air yang punya pH alkali (basa) yang dihasilkan dari proses ionisasi atau elektrolisis dengan menggunakan mesin khusus.

Sebenarnya, sudah sejak lama saya mengenal Kangen Water, yaitu: saat salah satu teman saya di Jogja yang mengenalkan. Namun, waktu itu saya sudah tidak lagi tinggal di Jogja. Masyarakat di sana bersedih tidak, ya, ketika saya tinggalkan?

Ketika saya sudah tinggal manis di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara ini, saya dikenalkan lagi dengan Kangen Water. Dan, dikenalkan dengan betul-betul ikut pertemuannya. Tempatnya di salah satu tempat biliar baru di Bombana. Namanya Putra Empat Billiard & Coofee.

Waktunya Sabtu (19/9/2026), dimulai sekitar pukul 09.30 WITA. Jadi, sudah terjadi 8 hari yang lalu sebelum tulisan ini dibuat. Yah, masih mending dibuat setelah 8 hari, ‘kan? Daripada dibuatnya setelah 8 abad, siapa nanti yang mau bikin hayo?

presentasi-kangen-water

Begitu saya masuk, suasana adem memang langsung terasa. AC yang memancarkan hawa dingin itu disemburkan merata ke seluruh ruangan. Ternyata, AC memang bikin dingin!

presentasi-bisnis-kangen-water-1

Saya tidak tahu berapa jumlah total meja biliar di sana. Yang jelas, lebih banyak daripada di rumah saya karena saya memang tidak punya meja biliar.

Bahas Tentang Kesehatan

presentasi-bisnis-kangen-water-2

Pembicara dalam pertemuan adalah Bu Sri Marlina, tinggal di Kendari, punya anak tiga. Sama dengan saya, punya anak tiga, laki-laki semua. Hem, siapa yang tanya, ya?

Beliau adalah pemilik Tobea Komputer di Kendari bersama suaminya, Pak Juli Ahmad, yang juga jadi pembicara di pertemuan ini. Toko tersebut sudah tutup karena pasangan suami istri ini fokus di bisnis Kangen Water.

Bu Sri Marlina mengungkapkan ada tiga penyebab sakit. Tentu, kalau menurut saya, penyebab sakit itu karena sedang tidak sehat. Namun, beliau mengatakan ada tiga, yaitu: genetik (keturunan), gaya hidup, dan lingkungan.

Kesehatan memang topik penting dalam pertemuan di pagi ini. Dan, begitulah kita sebagai manusia, siapa sih yang ingin selalu sehat terus? Siapa sih yang ingin sakit? Tentunya tidak ada. Orang yang sakit pastinya ingin sembuh dan sehat kembali.

Menurutnya, kondisi sakit itu misalnya karena stres. Bahkan, stres cuma 5 menit saja, itu bisa melumpuhkan kekebalan tubuh selama 6 jam.

Coba dihitung, kalau stresnya sampai 6 jam, masa melumpuhkan kekebalan tubuh selama 5 menit? Tidak Muhsin, eh, tidak mungkin bukan?

Kondisi tidak sehat juga bisa dihadapi oleh kaum ibu alias kaum perempuan itu. Contohnya, tubuh yang kurang sehat adalah adanya lemak-lemak.

Beliau mencontohkan tentang lipatan pada tubuh ibu-ibu yang tidak hanya di lemari, tetapi juga dibawa ke mana-mana. Kalau lipatan baju di lemari bisa disetrika, kalau lipatan di tubuh, masa mau, ah, sudahlah.

Ternyata, kata pembicara berjilbab ini, faktor penyebab sakit pada tubuh karena kelebihan asam. Seharusnya kalau mau sehat, harus lebih banyak basa.

Sempat didemonstrasikan air Kangen Water untuk melarutkan minyak. Sempat juga diperlihatkan kadar alkali melalui alat tertentu. Hasilnya bagus dan baik.

Namun, sesuai judul dalam tulisan ini, maka saya temukan ada 3 pertanyaan menohok seputar kesehatan, 3 pertanyaan yang benar-benar menusuk terkait kesehatan ini. Mari coba kita bahas yang poin ketujuhnya. Lho, mana ada?

1. Seberapa Mahal Kesehatanmu? 

presentasi-bisnis-kangen-water-3

Harga mesin Kangen Water memang sudah saya tahu sejak lama. Harganya memang cukup lumayan bagi kaum mendang-mending.

Bagi orang yang lebih memikirkan beli mie instan, memang akan berpikir seribu kali lebih, bahkan kalau seribu masih kurang, lima ribu dikembalikan tiga ribu, jadinya dua ribu.

Namun, harga mesin yang bisa mencapai lebih dari 60 juta rupiah itu dikembalikan ke kesehatan kita sendiri, seberapa mahal kesehatanmu? Yap, melihat berbagai organ tubuh kita ini, lebih mahal yang mana, organnya atau mesin Kangen Waternya?

Bayangkan ketika ada orang lain memiliki 2 miliar rupiah, terus mau menukar mata kita dengan uang tersebut? Apakah mau?

Ya, mungkin bagi kaum mendang-mending lagi, dapat 2 miliar lumayan, meskipun matanya hilang satu. Mungkin bagi dia, masih ada mata lainnya. Namanya juga mata keranjang. Lah.

Harga mesin 60 juta lebih dibandingkan total harga organ tubuh kita yang miliaran bahkan tidak ternilai itu memang tidak ada bandingannya. Jadi, lebih pilih mana? Pikiran kitalah yang lebih tahu jawabannya.

Sebelum lanjut ke poin kedua, saya teringat berita ada seorang laki-laki yang nekat menjual satu ginjalnya hanya demi membeli iPhone.

Ternyata, masalahnya, dia dioperasi di tempat yang ilegal. Alhasil, ginjal yang diambil itu memunculkan konsekuensi yang mengerikan berikutnya.

Kesehatannya jadi sangat terganggu. Bahkan, dikabarkan dia sampai lumpuh dan tidak bisa beraktivitas lagi. Memang, sih, dia mendapatkan iPhone impiannya, tetapi ginjalnya hilang satu. Apakah sebanding?

Mungkin dalam pikirannya, ginjal bisa tumbuh lagi seperti rambut. Ya, ada kok yang namanya rambut ginjal. Eh, kalau itu namanya rambut gimbal. Beda jauh memang.

2. Sudah Tahu Tidak Sehat, Kok Masih Dikonsumsi? 

presentasi-bisnis-kangen-water-bahas-tentang-kesehatan

Bu Sri Marlina mencontohkan tentang makanan-makanan yang sering kita konsumsi dan termasuk kurang sehat. Misalnya: gorengan, mie instan, roti, termasuk pula nasi putih.

Dilihat dari gambar-gambar yang ditampilkan di slide Powerpoint, sudah tampak menggiurkan. Padahal hanya gambar yang menempel di tembok. Pastinya, kalau langsung dinikmati akan sangat keras, namanya juga gambar di tembok.

Makanan maupun minuman yang tinggi kadar atau kandungan gula, garam, serta mengandung pengawet, sehari-hari bisa jadi santapan. Cemilan misalnya, dimakan ketika sedang bengong maupun santai-santai saja. Itu baru cemilan, belum cepuluh, lho!

Ditambah dengan kebiasaan kita yang kurang gerak, kurang olahraga, membuat asupan makanan dan minuman kurang sehat itu makin bertumpuk. Memang tidak langsung membuat penyakit, tetapi ibaratnya cicilan, sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi banyak demi banyak.

Ketika sudah tahu tidak sehat, kok masih saja dikonsumsi? Ini memang pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Bisa jadi karena memang sudah kebiasaan dari dulu.

Termasuk dalam hal ini adalah rokok. Kalau tidak merokok, rasanya pikiran buntu. Kok jadi kayak lorong, ya, ada buntunya juga?

Ada sebuah cerita dua teman saya beberapa tadi malam. Tentang orang yang sudah sembuh dari penyakit berat. Dia menyebutkan asam urat. Gara-garanya makanan. Pas sudah sembuh, eh, makanan penyebab penyakit itupun disantap lagi.

Begitu juga saya cerita tentang teman saya. Sampai masuk rumah sakit karena infeksi paru-paru. Semuanya karena rokok.

Eh, begitu sembuh dan ke luar dari rumah sakit, sampai sekarang masih merokok juga. Memang susah tobat kalau mengonsumsi yang dianggap enak.

3. Siapa yang Akan Menggantikan Sakitmu?

Ini juga termasuk pertanyaan yang sulit untuk dijawab, bahkan oleh bayi yang masih di dalam rahim ibunya. Kita mungkin sibuk bekerja siang malam, pagi sore, pagi siang, malam sore, siang sore, pagi malam, demi mendapatkan penghasilan.

Saking kerasnya bekerja hingga sering lupa untuk memelihara kesehatan sendiri. Saya teringat dengan teman saya yang meninggal dunia akibat lembur sepanjang malam.

Ditambah dengan dia merokok. Mungkin pada paginya dia langsung mandi tanpa tidur terlebih dahulu, meskipun cuma sebentar. Katanya sih begitu, kalau orang tidak tidur semalaman, terus mandi, maka akibatnya akan sangat buruk.

Saya sih tidak seperti itu. Kalau begadang hingga tidak tidur sepanjang malam saya memang tidak kuat. Makanya itu, daripada begadang malam, saya lebih memilih begadang siang saja. Lebih sehat bukan?

Nah, ketika kita sakit, biasanya pekerjaan kita bagaimana? Bagi pegawai kantoran, mungkin dia akan izin selama beberapa hari.

Saya malah pernah berkata ada suatu pekerjaan yang tidak boleh sakit. Kalau terlanjur sakit, jangan lama-lama. Ini tentunya buat lucu-lucuan saja, tetapi mungkin di dunia ini ada pekerjaan yang seperti itu.

Bahkan ada orang yang bekerja keras sampai meninggal dunia, eh, dibangkitkan lagi untuk bekerja kembali. Orang itu adalah Alex Murphy yang tinggal di Amerika Serikat sana.

Dia bekerja sebagai polisi, tugasnya menumpas kejahatan. Mati karena dibunuh penjahat, eh, malah diminta hidup lagi, untuk tugas menumpas kejahatan lagi. Kisah ini memang cuma ada di film Robocop!

Kalau dalam kenyataan, kita sakit karena terlalu keras bekerja, lalu pertanyaan dalam tulisan ini adalah siapa yang mau menggantikan sakitnya kita?

Jika posisi pekerjaan, masih ada orang yang mau. Misalnya, kita punya sopir pribadi dan tentunya kendaraan pribadi, bukan kendaraan umum.

Padahal di kendaraan umum yang kita naiki juga berganti terus sopirnya, apalagi angkot. Terus sopir pribadi yang kita punya tiba-tiba ke luar, maka akan ada saja yang mau menggantikannya.

Namun, jika kita sakit dan misalnya sampai masuk rumah sakit, siapa yang mau menerima sakit kita? Siapa yang mau bergantian dengan kita terbaring lemah di ranjang rumah sakit? Tidak ada bukan?

Bahkan saat diberi uang banyak pun, tidak ada orang yang mau. Apalagi penyakit berat, yang entah beratnya berapa kilogram itu.

Kesimpulannya, tidak ada orang yang mau menggantikan sakit kita. Dan, memang secara kenyataan, tidak bisa seperti itu. Sakit yang kita alami memang kita sendiri yang merasakannya, bukan orang lain.

Menghadapi dan Memecahkan 3 Pertanyaan Menohok Seputar Kesehatan Itu

Sampai 3 pertanyaan, berarti lebih dari satu dan kurang dari empat. 3 merupakan angka ganjil, sementara yang bertugas untuk menyaring darah adalah ginjal.

Kangen Water adalah termasuk solusi kesehatan bagi yang mau dan mampu. Menyasar bagian terbesar dalam tubuh kita, yaitu: air. Jadi, air itulah yang diperbaiki terlebih dahulu. Diperbaiki kualitasnya dan kadar alkalinya.

presentasi-bisnis-kangen-water-bahas-tentang-air-yang-sehat

Sementara, Kangen Water ini bukan hanya mesin pengolah air, melainkan juga sebuah bisnis yang tujuannya mendapatkan penghasilan, bahkan secara pasif. Artinya, tanpa bekerja, tetap dapat penghasilan.

Sudah sangat banyak orang yang berhasil dan sudah membuktikan keunggulan dari bisnis ini. Termasuk yang bicara dalam pertemuan ini, yaitu: Pak Juli Ahmad dan Bu Sri Marlina, dengan peringkatnya yang sudah termasuk tinggi.

Mengenai harga mesinnya yang mencapai 60 juta rupiah lebih, maka itu pasti ada solusinya. Semahal-mahalnya harga suatu produk, pasti ada target marketnya.

presentasi-bisnis-kangen-water-bahas-peluang-usaha

Menjual mobil BMW seri terbaru ke pengemis di pinggir jalan pastilah tidak akan cocok. Apalagi pengemis tersebut tidak cuma berdinas di hari Kamis, tetapi juga Jum’at, Sabtu, dan seterusnya.

Bila ditawari mobil BMW, pasti dia akan menolak. Pasti dia akan beralasan tidak punya uang. Beda, kalau yang ditawarkan adalah orang yang memiliki daya beli mobil itu. Bila dia memang butuh dan cocok, mobil tersebut akan terbeli juga, dengan 4 bannya lagi.

Begitu pula dengan produk mesin Kangen Water ini. Pasti ada orang yang membutuhkan baik barang maupun penghasilannya dari bisnis MLM atau Multi Level Marketing ini. Tinggal dicari saja, tinggal ditemui saja. Siapa orangnya dan di mana, hem, ya, ndak tahu, kok tanya saya?

18 Comments

  1. Coba Ayah yang beli. Nanti airnya bagi bagi ke kami…
    Berbagi itu indah lho, Yah …
    Kesehatan memang utama tapi buat saya ya melihat kondisinya juga. Kalau tidak mampu ya mau dimampukan pakai apa?
    Kalau daun mangga sih banyak di halaman
    Kangen water emang bisa ditukar dengan daun mangga?
    Saya lebih ke menjaga diri aja dulu
    Uang yang ada tetap diposkan sesuai kebutuhan dan tabungan. Kesehatan diprioritaskan dengan pola hidup sehat, makanan bergizi walau sesekali makan indomi juga
    Dan yang penting selain ikhtiar kita juga berdoa. Itu intinya mah ya
    Btw Ayah betah gak itu di Sulawesi Tenggara? Ke sana transmigrasi atau apa? Padahal kan enakan di Yogyakarta 🤪

  2. Di masa sekarang yang namanya kesehatan tu nikmat yang paling patut disyukuri yaaa. Pokoknya usaha apa aja deh supaya senantiasa sehat.
    Soal sakit, kalau genetik ya wallahualam kita usaha dulu, tapi kalau gaya hidup dan lingkungan kan sebenarnya masih bisa banget kita ubah jadi lebih ideal.
    Wow harga mesinnya emang lumayan sih, tapi eman2 ya kalau buat pemakaian pribadi, makanya kalau bisa buat usaha tu lebih baik, apalagi di area2 yang mungkin masih susah dapatin air bersih atau bahkan air mineral.
    Kalau ada uangnya dan emang ada potensi konsumennya sih gas aja dah 😀

  3. Temenku ada nih mesinnya. Pernah lihat juga cara mengolah air menjadi air alkali pakai mesin ini. Tp harganya memang wow yaaa, sama kayak budgetku pas traveling ke jepang bareng keluarga 🤣. Naaaah iniii masalahnya. Untuk orang yang masiiiih mendang mending traveling kayak aku, lebih mikirin budget segitu bisa untuk traveling ke A, B atau C.

    Tapi bukan berarti kesehatan ga penting . Tetep penting bangetttt, ntr aku ga bisa jalan2 kalau kesehatan ga dijaga 😄. Hanya saja jadinya lebih memilih jaga kesehatan dari sekarang, jaga makan, dan rutin olahraga.

    Dan sesekali aku beli minuman beralkali yang udh jadi aja mas. Apalagi skr banyak juga dijual di supermarket, walau memang harga lebih mahal drpd mineral water yang biasa.

    Semoga ntr kalau uang udah ga berseri, traveling bisa kapan aja tanpa harus nabung, baru aku mau beli mesinnya 🤭.

  4. Dulu disini jug asempet booming banget tentang Kangen Water ini bahkan kan memang ada yg produksi skala besar ya di botol2 seperti air mineral kemudian dikasih stiker Kangen WAter tapi untuk harganya sendiri aku lupa berapa
    Ternyata ada mesinnya tersendri yang harganya memang wow banget yaaa maka gak salah kalo kemudian dibisniskan menjadi air mineral Kangen Water selain untuk mendapatkan balii modal juga untuk membantu menjaga kesehatan disekitarnya yg ikut konsumsi Kangen Water ini

  5. Kesehatan memang jadi investasi paling mahal, makanya udah harus konsisten menjaganya. Btw, daku pernah dengar kangen Water (bukan kangen band yak), cuma entah kenapa kayaknya tak terdengar lagi tapi dari artikel ini ternyata Kangen Water masih mantap berkiprah.
    Ciamik ya ada mesinnya sendiri
    jadinya bisa lebih mandiri
    demi menjaga kualitas air yang sejati
    dan berdampak untuk kesehatan yang hakiki

  6. bener juga ya, giliran udah sakit baru kerasa kalau badan ini nggak bisa diganti sama orang lain, apalagi ditukar sama HP baru. Kadang kita emang suka bandel, udah tahu apa yang dikonsumsi kurang sehat tapi tetep aja dilanjutin karena telanjur enak.
    Soal harga mesin yang dibilang buat kaum mendang-mending itu pas banget bikin ketawa tapi mikir. Kalau dipikir-pikir emang bener, organ tubuh kita harganya jauh lebih mahal dari mesin apa pun di dunia ini, tapi kadang kita lebih sayang duit daripada kesehatan sendiri.

  7. Saya sebenarnya sudah lama tahu Kangen Water ini. Kalau pas ada pameran dan dipamerkan. Dan memang harganya wow. Bagi kantong saya, 60 juta ini. Padahal kalau dilihat dangan manfat yang diberikan untuk tubuh kita, ya.. sebanding. Sehat itu penting dan nomor satu dalam hidup ini. Karena kalau sakit dan masuk rumah sakit, biayanya ga sedikit juga.

  8. Menarik banget nih mas Rizky. Karena kalau udah membawa-bawa isu kesehatan, emang nggak cukup hanya bermodal testimoni atau cerita pengalaman.

    Justru pertanyaan-pertanyaan kritis seperti ini yang bikin kita nggak gampang percaya begitu saja.

    Apalagi kalau sebuah produk dikaitkan dengan manfaat kesehatan. Menurut saya, pembaca emang perlu membedakan mana pengalaman pribadi, mana klaim pemasaran, dan mana yang sudah punya bukti ilmiah.

    Jadi bukan soal percaya atau tidak percaya, tapi soal mau sedikit lebih kritis sebelum ikut membeli. 😄

  9. Masalah kesehatan memang krusial, ya. Pemeliharaannya bisa menjadi murah atau bahkan mahal kalau sudah ada indikasi penyakit-penyakit yang menempel pada tubuh kita. Untuk itu penting pemeliharaan kesehatan sedini mungkin agar bisa lebih terjangkau dari segia pembiayaan.

    Harga mesin untuk memproses Kangen Water ini lumayan wow juga, ya. Bisa buat beli motor matic lebih dari 1.. hehe. Tapi pastinya setiap produk ada target pasarnya sendiri, untuk orang have dan ingin ikhtiar sehat melalui Kangen Water sepertinya Ok-ok saja dengan harga 60juta

  10. Sudah lama sekali tidak mendengar kabar soal Kangen Water padahal dulu sangat banyak dibicarakan oleh orang kesehatan adalah faktor terpenting dalam hidup kita karena itu harus dijaga sebaik-baiknya dengan berbagai cara yang kita bisa salah satunya dengan air minum yang baik untuk kebutuhan air sehari-hari

  11. Sudah lama nih nggak dengar soal kangen water ini. Kayaknya sekitar 10 tahun lalu sempat booming banget yaa. Tapi memang sih air putih ini sangatlah krusial bagi kesehatan kita makanya bisa jadi untuk bisnis air minum pun takkan pernah mati mau itu kangen water atau cuma air galon biasa aja

  12. Masalah kesehatan emang nggak boleh main-main ya. Menjaga makanan dan tidak merokok menjadi salah satu jalan untuk tetap hidup sehat. Karena benar, sakit itu tidak bisa dioper ke orang lain.

    Asupan air juga sama pentingnya. Udah lama nghak dengar Kangen Water. Mesinnya emang lumayan mahal sih…

  13. Dulu di tempat saya juga sempat booming kok kangen water ini, tapi tidak lama terus menghilang. Nah aklau bicara maslah kesehatan memang luas ya, karena kalau saya pribadi lebih baik mencegah daripada mengobati. Tapi kalau toh sudah terlanjur sakit ya wajib berobat, ikhtiar sehat pun tetap harus maksimal namun tetap menyesuaikan budget.

  14. Kangen Water ini udah dari jaman aku gadis ya udah ada. Pernah ikut juga soalnya presentasinya. Waktu itu ada coach terkenal yang jadi influencernya. Memang penting banget sih buat kesehatan ya. Tapi memang perlu ada budget yang tercukupi ya.

  15. Wah masih ada ya Kangen Water ini? Beneran bisnis yang sangat menjanjikan ya. Eksis sejak dulu. Apalagi sekarang masyarakat makin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Pasti tokcer klo bisnis kangen water

  16. aku pernah pakai air kangen water, tapi yang khusus buat semprotin ke wajah, dulu viral banget dan bkin penasaran, katanya juga bagus buat kesehatan kulit.
    memang kudu rajin makenya,biar hasilnya maksimal. cuman aku sempet nggak konsisten dalam penggunaannya

    harga mesinnya lumayannnn banget ya, tapi untuk mereka yang peduli akan kesehatan, harga segini masih worth it

  17. In this era, kesehatan itu penting pake banget dan jadi salah satu nikmat yang patut di syukuri. Pola hidup sehat tak kalah penting sih. Kalau kita membiasakan diri olahraga, minum air putih teratur, makan dengan benar, gizi terpenuhi, dan doa sama Allah biar diberikan kesehatan. Sudah jadi ikhtiar, terpenting konsisten. Namun emang di era sekarang tuntutan pekerjaan pun kadang bikin begadang dan lupa minum. Kangen Water ini menarik baik dari air yang di hasilkan dan alatnya yang mahal. Tapi pasti ada pasar yang pas. Terlepas dari MLM nya.

  18. produk kangen water ini memang cukup relevan jika digunakan untuk daerah yang memang kekurangan stok air sehat karena memang dari pola kerjanya mampu memfilter air menjadi air layak konsumsi. apalagi saat ini kebutuhan air memang menjadi kebutuhan dasar manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *